masukkan script iklan disini
JAKARTA | LENSANEGERI — Perdagangan monyet ekor panjang ke Amerika Serikat belakangan menjadi sorotan. Sejumlah aktivis pemerhati satwa bahkan menyuarakan protes dan mendorong pemerintah menghentikan ekspor satwa tersebut.
Di tengah polemik itu, muncul nama Dewi Darmawan yang disebut-sebut memiliki peran dalam rantai perdagangan monyet ekor panjang ke Amerika Serikat.
Dewi disebut sebagai orang kepercayaan salah satu konglomerat di Indonesia yang memiliki bisnis terkait perdagangan monyet ekor panjang. Ia juga diduga menjadi penghubung atau agen bagi perusahaan pembeli atau pengimpor monyet di Amerika Serikat.
Informasi yang beredar menyebut Dewi terlibat dalam proses negosiasi perdagangan, termasuk pembahasan jumlah monyet yang akan diekspor, harga jual, hingga aliran dana dari transaksi tersebut.
Namun, berbagai informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum mendapatkan konfirmasi langsung dari Dewi Darmawan.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi Dewi Darmawan untuk meminta klarifikasi sekaligus memastikan sejauh mana keterlibatannya dalam perdagangan monyet ekor panjang ke Amerika Serikat.
Redaksi menegaskan, penyebutan nama Dewi Darmawan dalam artikel ini semata-mata berdasarkan informasi dan dugaan yang masih memerlukan verifikasi. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan dan ruang hak jawab terbuka bagi pihak yang disebut.
Jika Dewi Darmawan memiliki penjelasan mengenai dugaan keterlibatannya, klarifikasi tersebut penting untuk disampaikan kepada publik.
Sebab, ketika nama seseorang muncul dalam isu perdagangan satwa yang menjadi perhatian masyarakat, transparansi dan hak jawab menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang beredar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.


